Vibratory Roller

3 Alat Penting Dibalik Kualitas Kostruksi Jalanan

Membangun jalan bukan menjadi suatu hal yang mudah. Ada beberapa proses yang harus dilakukan. Mulai dari membersihkan tempat yang akan dibuat jalan sampai proses finishing. Lama atau tidak proses tersebut bergantung dari banyak faktor. Ada jalan yang dapat selesai dalam waktu singkat, namun tak menutup kemungkinan ada jalan yang selesai dalam waktu lama.

Untuk membangun jalan tidak hanya membutuhkan persiapan dan bahan yang lengkap namun juga berbagai peralatan. Ada peralatan apa saja yang dibutuhkan di sini? Kali ini akan dibahas mengenai peralatan-peralatan yang digunakan untuk membangun jalan. Yuk simak lebih lengkap di sini.

Deretan Peralatan Untuk Membangun Jalan

Saat membangun sebuah proyek jalan tentu dibutuhkan peralatan dan bahan yang memadai agar prosesnya berjalan lancar. Peralatan serta bahan yang tepat diperlukan untuk memastikan agar pengerjaan berjalan efisien. Ada alat apa saja yang dapat digunakan dalam pembangunan jalan? Berikut beberapa di antaranya.

1. Excavator

 

Excavator

Salah satu alat penting yang digunakan dalam pembangunan jalan adalah excavator. Alat yang satu ini untuk memudahkan pekerjaan galian atau timbunan tanah. Pada bagian depan terdapat semacam lengan dengan ujung kerukan yang dapat diputar. Inilah sisi yang digunakan untuk mengeruk tanah.

Selain itu, excavator juga digunakan untuk membersihkan tanah yang akan digunakan sebagai jalan. Mulai dari pembersihan pohon sampai dengan sampah. Biasanya jika jalan butuh ditimbun tanah maka excavator akan digunakan kembali.

2. Vibratory Roller

 

Vibratory Roller

Selain excavator ada satu lagi alat yang biasa digunakan dalam pembuatan jalan. Alat yang dimaksud adalah vibratory roller. Ini merupakan sejenis alat yang digunakan untuk memadatkan tanah. Adanya getaran serta tekanan yang hadir dari vibratory roller membuat tanah yang akan dilewati jalan menjadi lebih padat.

Ada banyak jenis vibratory roller. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan dari konstruksi jalan tersebut. Pihak kontraktor lah yang akan membantu memilih jenis virbatory roller yang paling tepat nantinya.

3. Asphalt Finisher

 

Asphalt Finisher

Untuk jalan beraspal asphalt finisher menjadi salah satu mesin sentral yang perlu dihadirkan. Mesin yang satu ini memiliki fungsi untuk menghadirkan aspal olahan dari mesin pengolah aspal di tanah. Selain itu ia juga berguna untuk meratakan lapisan aspal yang ada di jalan tersebut.

Seperti vibratory roller, aspalt finisher juga hadir dengan jenis-jenis berbeda yang dapat disesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan. Salah satu yang membuat beda adalah bagian ‘pisau’ dari asphalt finisher. Pisau inilah yang akan menentukan model jalan dari asphalt finisher.

Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Pemilihan Alat

Ada banyak alat dan bahan yang sebenarnya digunakan untuk membangun jalan. Alat-alat yang dijelaskan di atas adalah sedikit diantaranya. Penggunaan alat dan bahan juga disesuaikan dengan kondisi proyek. Beberapa faktor dinilai mempengaruhi pemilihan jenis alat serta bahan yang digunakan dalam pembangunan jalan. Berikut beberapa di antaranya.

  • Kondisi lapangan yang pertama menjadi salah satu alasan kenapa ada perbedaan alat serta bahan dalam pembuatan jalan. Misalkan pada jalan yang berpotensi terkena rembesan air bukan tidak mungkin lebih dahulu akan digunakan sika waterproofing untuk dak beton yang digunakan dalam pembangunan jalan tersebut.
  • Selanjutnya yang cukup mempengaruhi adalah biaya, pekerja serta waktu yang ada dalam proyek tersebut. Ini berpengaruh besar terhadap pemilihan alat dan bahan. Tentu harus diusakan memilih bahan yang terbaik agar hasil jalan maksimal nantinya.
  • Pemilihan alat dan bahan juga harus disesuiakan dengan kemampuan serta kapasitas dari alat dan bahan tersebut. Misalkan untuk dak beton dengan kondisi A, maka sika waterproofing yang diperlukan adalah tipe X dengan spesifikasi seperti tersebut. Lalu untuk alat yang diperlukan adalah deretan alat yan berbeda dengan dak beton kondisi B.

Membangun jalan memang menjadi proyek sentral yang cukup rumit. Untuk itu berbagai detail pengerjaannya harus diperhatikan dengan baik, termasuk dari sisi pemilihan alat dan bahan. Jangan sampai pemilihan alat dan bahan yang kurang tepat justru tidak memberikan hasil maksimal.

Bisa jadi misalkan sika waterproofing A tidak cocok diterapkan pada dak beton B, atau alat X tidak cocok diterapkan dalam kondisi Z. Ini yang harus dipahami para kontraktor yang melakukan pengerjaan proyek jalan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *