5 Langkah Mudah Menghitung Ukuran Keramik Sesuai Kebutuhan

Bagaimana Cara Menghitung Ukuran Keramik?

Di pasaran tersedia berbagai ukuran keramik, mulai dari ukuran 20×20 cm, 30×30 cm, hingga 80×80 cm. Keramik 40×40 cm dan keramik 60×60 cm merupakan jenis yang paling banyak diminati masyarakat.

Dibandingkan dengan ukuran 20×20 cm atau 30×30 cm, ukuran 40×40 cm dan 60×60 cm memberikan tampilan lantai yang lebih luas sehingga ruangan pun tampak lapang dan elegan.

Selain ukuran yang bervariasi, motif dan warna yang tersedia pun beragam. Anda dapat menyesuaikan jenis lantai berdasarkan gaya hunian atau selera.

Sayangnya, tak banyak orang yang mengerti bagaimana cara menentukan banyaknya lantai yang dibutuhkan. Alhasil, tak sedikit orang yang mengalami kekurangan bahan ketika membangun sebuah hunian.

Tidak masalah jika stok masih tersedia. Bagaimana jika stok lantai yang Anda pilih habis dan sulit ditemukan di pasaran? Tentu hal ini akan menjadi masalah besar, bukan?

Agar tak mengalami kejadian tersebut, pastikan untuk menentukan kebutuhan lantai lebih dulu. Adapun cara untuk mengukur lantai yang diperlukan, di antaranya sebagai berikut.

  • Hitung Luas Ruangan

Hal pertama yang wajib Anda tentukan adalah luas ruangan. Luas ini tidak termasuk kamar mandi. Misalnya, luas lantai rumah Anda adalah (4.5 x 4.0) + (1.60 x 1.20) + (2.5 x 2.0) + (4.0 x 5.0) =  18 + 19.2 + 5 + 20 = 62.2 m2.

  • Tentukan Ukuran Lantai Keramik

Setelahnya, tentukan ukuran lantai yang hendak Anda gunakan. Di pasaran terdapat banyak jenis lantai, seperti Keramik Platinum 60×60 cm, Keramik Roman 60×60 cm, dan keramik jenis lainnya dengan ukuran beragam.

  • Tentukan Pemasangan

Selain ukuran lantai, susunan keramik pun wajib Anda perhatikan. Pasalnya, susunan keramik lurus, diagonal, atau khusus memiliki kebutuhan yang berbeda. Susunan lurus lebih hemat dibandingkan pola diagonal atau khusus.

Jika susunan lurus hanya perlu menambahkan sekitar 3 hingga 5 persen keramik tambahan, maka susunan diagonal ataupun pola khusus wajib menambahkan 78 hingga 10 persen dari total keramik yang dibutuhkan.

  • Hitung Jumlah Keramik

Misalnya, Anda memilih menggunakan keramik 40×40 cm, maka keramik yang Anda butuhkan adalah luas ruangan dibagi ukuran keramik, yakni 62.2 m2 : 0.96 m2 = 64.7 kotak.

Sementara jika Anda ingin menggunakan keramik ukuran 60×60 cm, maka keramik yang Anda butuhkan adalah 62.2 m2 : 1.44 m2 = 43.19 dus.

  • Tambahkan Jumlah Keramik

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, misalnya keramik pecah, retak, rusak, ataupun kurang, tambahkan 3 persen dari perhitungan semula. Namun, perhitungan ini khusus untuk pemasangan keramik lurus.

Jumlah keramik yang dibutuhkan adalah 64.7 kotak x 103 % = 66.64 dus, dibulatkan menjadi 67 dus ukuran 40×40 cm. Sementara untuk ukuran 60×60 cm, Anda membutuhkan sekitar 43.19 kotak x 103% = 44.48 dus, dibulatkan menjadi 45 dus ukuran 60×60 cm.

Untuk pola diagonal ataupun pola khusus, Anda harus menambahkan sekitar 7 persen dari kebutuhan. Dengan kata lain perhitungannya adalah 64.7 kotak x 107 % = 69.22 dus, dibulatkan menjadi 70 dus ukuran 40×40 cm.

Sementara untuk keramik ukuran 60×60 cm, perhitungannya adalah 43.19 kotak x 107% = 46.21 dus, dibulatkan menjadi 47 dus keramik 60×60 cm.

Demikianlah informasi mengenai cara menghitung ukuran lantai. Dengan mengetahui cara menghitung ukuran keramik di atas, Anda akan lebih mudah menyesuaikan kebutuhan dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *