Kekurangan Menggunakan GRC sebagai Plafon

Ingin Menggunakan GRC sebagai Plafon? Ketahui dulu Kekurangannya

Gypsum, kayu dan GRC terkenal sebagai material yang digunakan sebagai plafon. Di antara ketiganya, GRC kini lebih banyak digunakan. Banyak yang melihat kelebihan dari plafon GRC, misalnya seperti kemudahan proses pemasangannya sehingga akan menghemat biaya tenaga tukang. GRC juga terkenal dengan bahan yang tahan api, tahan air sehingga tidak mudah berjamur serta bisa didesain dengan sedemikian rupa.

Memang banyak kelebihan dari plafon GRC, tapi apakah Anda sudah mengetahui apa saja kekurangan dari material ini? Semua material bangunan selalu memiliki kelebihan dan juga kekurangan. Sebelum menggunakannya sebagai plafon atau konstruksi rumah lainnya, Anda harus paham apa saja kekurangannya.

Kekurangan Plafon dari Bahan GRC

Kekurangan Menggunakan GRC sebagai Plafon

Mengetahui kekurangan sebuah material akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat penting. Dengan begitu Anda akan tahu bagaimana cara merawatnya sehingga plafon dapat bertahan lebih lama. Apalagi jika terjadi kerusakan, setidaknya Anda bisa memperbaiki sendiri sebelum meminta bantuan dari tukang. Kira-kira apa saja kekurangan dari material GRC sebagai plafon yang terkenal kuat ini? Berikut ini macam-macam kekurangannya:

  • Instalasi harus dengan tukang profesional

Kekurangan Menggunakan GRC sebagai Plafon

Anda harus meminta jasa pemasangan plafon GRC khusus yang benar-benar profesional. Pemasangannya yang cukup rumit dan butuh penanganan khusus ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Prosesnya bukan hanya membangun kerangka kemudian memasangnya dengan baut saja. Perlu pengukuran dan kerja ekstra dalam pemasangannya. Anda mungkin harus mempertimbangkan membayar tenaga profesional lebih mahal karena bukan tukang biasa.

  • Pemotongan yang cukup sulit

GRC terbuat dari semen yang dicetak dan memiliki serat fiber di dalamnya. Pembuatannya yang begitu sempurna ini membuatnya sangat padat dan keras. Jadi untuk memotong GRC sesuai dengan ukuran plafon rumah cukup sulit dan lama. Jadi Anda harus mengukur dengan presisi sebelum membeli. Sehingga menghindari proses pemotongan GRC yang terlalu berlebihan.

  • Boros compound

Tentu saja Anda ingin mendapatkan plafon rumah yang rapi, bebas retakan dan juga baut. Karena plafon GRC cukup berat maka pemasangannya harus menggunakan baut yang cukup banyak. Agar tampilan rapi, baut harus ditutup dengan compound. Penggunaan compound sendiri tidak bisa sedikit dan harus banyak. Anda harus menyiapkan dana lebih banyak untuk finishing plafon sehingga semua baut tertutup rapi.

  • Mudah retak pada sambungan

Kerusakan yang sering muncul lainnya adalah pada sambungan. Ketika plafon tidak dipasang oleh profesional, maka pada area sambungan pasti akan muncul retak. Mengapa retak? Bisa saja pemasangan baut salah pada saat pengeboran. Material GRC untuk plafon biasanya dipilih yang ketebalannya paling tipis, tapi tetap harus di bor untuk memasang baut. Nah jika salah mengebor maka retak akan langsung muncul, apalagi dipaksa dengan baut yang ukurannya salah.

  • Tidak bisa custom

Pembuatan plafon GRC harus dilakukan di pabrik dan jika ingin pesan harus dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu, Anda harus menyiapkan uang yang lebih banyak untuk memesannya. Karena pembuatannya di pabrik, maka tidak terlalu banyak pilihan model atau desain. Anda tidak bisa memilih plafon dengan bentuk ukiran yang unik. Maksimal desain plafon yang bisa digunakan adalah minimalis atau modern. Anda juga bisa membuat plafon model tingkat dan memberikan lampu sebagai hiasan.

Sudah mengetahui apa saja kekurangan GRC untuk plafon? Maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu siapkan dana yang lebih besar karena harganya cukup mahal. Anda juga harus menggunakan desain-desain minimalis yang cocok dengan GRC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *