Sejarah Arsitektur Post Modern

Sejarah Arsitektur Post Modern

Perkembangan arsitektur pada akhir abad ke 20 disebut dengan arsitektur post modern. Istilah arsitektur post modern tidak sepopuler dengan gaya desain lainnya, hal ini merupakan kemunculan awal dari modernisasi. Tetapi arsitektur post modern masa kini tetap mengalami perkembangan dan masih ada yang menggunakannya.

Saat ini kita terbiasa dengan arsitektur minimalis yang banyak digunakan acuan dalam membuat rumah. Tetapi bila kita melihat beberapa karakter bangunan, masih ada yang menggunakan konsep arsitektur post modern ini. Yuk kita kenali bagaimana arsitektur post modern berkembang, dan kenali karakternya agar kita bisa menerapkannya juga pada desain rumah.

 

Sejarah Arsitektur Post Modern

Gaya arsitektur post modern merupakan sebuah reaksi perlawanan kepada nilai minimalistik, formalitas, dan kurangnya variasi dala gaya arsitektur yang berkembang pada masa itu. Gaya arsitek post modern muncul pada tahun 1960 dan terus mengalami perkembangan dari tahun 1980 sampai ke tahun 1990.  Pada masa itu arsitek yang terkenal adalah Charles Jenks, Philip Johnson, Venturi, Michael Graves sebagai pelopor atau tokoh arsitektur post modern.

Pada akhir tahun 1990 arsitektur post modern semakin berkembang lebih jauh dan terbagai dalam berbagai aliran yang berbeda. Ada beberapa ciri umum dari arsitektur post modern, pertama idelogi arsitektur post modern memiliki konsep pemahaman yang memberikan arahan agar lebih terarah dan tersistem.Kedua, bangunan arsitektur post modern merupakan perpaduan antara dua gaya yaitu arsitektur modern dengan gaya arsitektur yang lain.

Ketiga, idenya tidak terikat kepada peraturan tertentu sehingga sangat fleksibel. Keempat, bangunan dari arsitektur post modern lebih dapat dipahami, karena semua bentuk bangunan memiliki manfaat. Kelima, segala penampilan bangunan disesuaikan dengan tradisi dan penggunaannya sesuaid engan maksud dan tujuan perancangan.

Keenam, memiliki dua sifat pokok yaitu bersifat seni untuk intern dan bersifat umum untuk ekstern.  Ketujuh, menonjolkan unsur sejarah, arsitektur vernakular, lokasi, dan lainnya, sehingga penerapannya tidak menyeluruh. Terakhir, arisitek adalah wakil penerjemah perancangan yang secara aktif berperan dalam kegiatan perancangan.

Kejenuhan yang dihadapi banyak orang dengan adanya arsitektur modern membuat orang melirik bangunan dengan konsep yang kebih rumit, tetapi tetap disesuaikan dengan penggunaanya. Jika kita ingin menerapkan gaya arsitektur post modern, maka kita dpat memulainya dengan langkah ini. Menonjolkan garis lurus tegak pada interior maupun eksterior akan membuat rumah menjadi tampak berbeda.

Secara visual bangunan rumah yang ditata dengan menerapkan elemen garis lurus dan simetrik, akan membuat rumah menjadi tampak seperti arsitektur post modern. Rumah dengan arsitektur post modern hendaknya tetap memperhatikan kualitas bangunan, contoh seperti penggunaan waterproofing sika pada atap. Waterproofing sika merupakan lapisan yang digunakan untuk membuat atap kedap air, dan kita dapat memperoleh dengan mudah, sekaligus harga waterproofing sika terjangkau.

Desain rumah arsitektur post modern berawal dari gubahan bentuk bangunan yang sederhana, seperti persegi, trapesium, atau segitiga. Menggunakan pendekatan yang sama dalam membentuk desain dasar dan menambahkan elemen lainnya akan membuat bangunan tampak seperti desain arsitektur post modern. Melihat harga waterproofing dak beton di pasaran, kita dapat menggunakannya agar rumah dengan desain post modern semakin kuat serta mampu meredam segala cuaca dengan baik.

Padukan bangunan rumah post modern dengan gaya dekorasi yang lainnya. Hal itu akan membuat rumah kita semakin tampak menarik. Selamat berkreasi dengan arsitektur post modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *